Mewaspadai Kristenisasi
Oleh: Ustadz Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani al-Jawy
Editor: Al-Akh Ovry K Adrianto
Kristenisasi adalah sebuah proyek besar yang terus dilakukan oleh
orang-orang kristen sampai hari kiamat untuk memurtadkan (khusunya) umat
islam dan umat agama lain yang tidak beragama kristen.
Ayat-Ayat Dalam Injil Yang Mendorong Kristenisasi :
1. “carilah domba-domba tersesat dan kabarkanlah injil ke seluruh
dunia”. Padahal dalam injil terdapat puluhan ayat yang menyatakan bahwa
Isa diutus hanya untuk bani Israel saja, bukan untuk semua manusia. Ayat
di atas hanya rekayasa belaka yang merupakan kebiasaan para ahli kitab.
Ajaran mereka yang terkandung dalam ayat tersebut “barang siapa yang
tidak dapat memurtadkan selain orang kristen maka ia berdosa” – mirip
seperti orang islam yang tidak sholat-.
2. “tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi
kemuliannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang pendusta”
(Roma 3 : 7). Ayat ini menyatakan (menurut anggapan mereka) bahwa
“Berbohong demi menyebarkan agama kristen dibenarkan”, ini adalah ajaran
yang tidak bermoral. Pantas saja mereka pernah mengeluarkan banyak
berita bohong tentang “Zaenudin MZ masuk kristen”, “Gus Dur dibaptis”,
“berkelit dari tuduhan menjual anak-anak korban tsunami – Aceh untuk
dikristenkan”,
Cara-Cara Kristenisasi:
1. Cara lama yang masih digunakan:
a. PEMBAGIAN SEMBAKO, PENDIDIKAN GRATIS, DISPENSASI BIAYA PENGOBATAN
Cara ini digunakan untuk memurtdakan orang-orang yang terpuruk dalam
bidang ekonomi. Banyak orang islam yang masuk ke sekolah kristen secara
gratis dan di sekolah tersebut anak-anak diberi pelajaran agama kristen.
Program mereka mendirikan 1000 sekolah di Indonesia dimana umat islam
dapat masuk secara gratis. Selain itu mereka memberikan beasiswa keluar
negeri dan disana para mahasiswa yang terjerat digembleng dengan ajaran
liberal (semua agama sama, menuju keselamatan, mengaburkan konsep islam
yang benar). Termasuk dalam hal ini penolakan orang-orang kristen
terhadap Undang-Undang SISDIKNAS.
b. PACARISASI dan HAMILISASI. Orang-orang kristen memacari para
muslimah lalu menghamilinya, kemudian mereka dipaksa (dan terpaksa)
menjadi murtad karena keadaan yang memalukan itu.
c. KAWIN BEDA AGAMA. Cara ini merupakan lahan empuk bagi mereka untuk
mengkafirkan umat islam, dengan berpura-pura masuk islam terlebih
dahulu, kemudian jika telah dikaruniai satu atau dua anak mereka kembali
ke agamanya dan memaksa istri yang muslimah untuk kafir (murtad).
d. MENIRU UMAT ISLAM. Cara ini digunakan untuk mengelabui umat islam.
Misalnya dengan mengadakan Maulid Nabi Isa (pengganti natal), tilawah
injil, kaligrafi arab yang berisi propaganda kristen, membuat injil
dalam bahasa arab (lihat buku The Choice karya Ahmed Deedat halaman 237
lengkap dengan kalimah basmalah di awal ayatnya), mendirikan sekolah
tinggi “kalimatullah” dengan dosen-dosen mengenakan kofiah mirip muslim
dan lain-lain
e. MENDATANGI RUMAH-RUMAH UMAT ISLAM. Mereka menayakan hal-hal
tentang islam yang tidak dapat dijawab oleh akal. Misalnya bertanya
tentang “Dimanakah surga yang dijanjikan oleh islam”, lalu mereka
memberikan brosur tentang “Surganya umat kristen”
f. ANJURAN GEREJA UNTUK MENGUCAPKAN “SELAMAT IDUL FITRI”, agar umat
islam nanti mengucapkan “Selamat Natal” kepada mereka. Tidak hanya
gereja, ternyata tokoh umat islampun Gus Dur (pada malam natal bersama
tahun 2004) dan Quraish Shihab (lihat buku membumikan Al-Qur’an halaman
370 – 373) menyerukan ucapan natal. Hati-hati dengan pemikiran mereka.
g. MENERBITKAN BUKU-BUKU YANG MERUSAK AKIDAH dan mereka menyewa para
tokoh islam untuk memberikan kata sambutan di dalamnya. Misalnya buku
“Pergolakan Pemikiran Islam”, “Fiqih Lintas Agama (FLA)”, “Jihad
Kristen” karya pendeta Dr. Josias L. Lengkong, buku tersebut (Jihad
Kristen) diiringi dengan kata pengantar dari Prof. Dr. Amad Syafi’i
Maarif (Ketua Umum Muhammadiyah), Dawam Rahardjo (petinggi Muhamadiyah)
dan Said Aqiel Siradj (petinggi NU). Maksud dari semua itu adalah agar
umat islam tertarik membacanya padahal di dalamnya terdapat racun yang
mematikan aqidah yang bermuara pada pemurtadan (kekafiran).
h. MENJEBOL UU PERKAWINAN. Mereka menolak UU perkawinan yang melarang
pasangan beda agama dengan dalih HAM. PROPAGANDA KB (keluarga
Berencana). Tujuannya agara umat islam semakin sedikit, sementara umat
kristen diharamkan KB. Mendirikan gereja di tengah-tengah komunitas
muslim dengan mendatangkan jamaah dari tempat lain.
2. Cara Terbaru Yang Paling Berbahaya dan Tidak Disadari Umat Islam:
a. MEBUAT WADAH BERSAMA (KRISTEN DAN ISLAM). Proyek ini digunakan
untuk menarik simpati umat islam dengan dalih yang beraneka ragam,
perayaan malam tahun baru bersama, perayaan duka cita bersama dan
sejenisnya.
b. MEMINTA DANA KEPADA KAUM KAFIR. Banyak LSM dan organisasi islam
yang berlindung di bawah ketiak donatur kafir (The Asia Foundation). Ada
sekitar 44 (empat puluh empat) LSM dan organisasi islam yang
bekerjasama dengan The Asia Foundation yang melakukan kristenisasi. Nama
lembaga, Tokoh dan alamatnya dapat Anda baca dalam buku “Jejak Tokoh
Islam Dalam Krsitenisasi” karya Hartono Ahmad Jaiz halaman hal 160 –
164. Bahkan Amerika menyediakan dana yang sangat besar agar
pesantren-pesantren di indonesia diubah kurikulumnya.
c. MENYEWA TOKOH-TOKOH CENDIKIAWAN DAN POLITIKUS ISLAM untuk mengajar
di sekolah penginjil Apostolos. Nama-nama mereka dapat Anda baca pada
buku “Jejak Tokoh Islam Dalam Krsitenisasi” karya Hartono Ahmad Jaiz
halaman hal 114 – 115. mereka mencari sesuap nasi dengan mengabdi di STT
(Sekolah Tinggi Theologi) milik orang kristen. Di STT tersebut para
mahasiswanya diajarkan Islamologi (ilmu tentang islam) sebanyak 40 sks.
Salah satu tujuannya adalah mencari titik lemah islam kemudian
mengajarkannya kepada umat islam.
d. METODE HERMENEUTIKA. Semula metode ini hanya digunakan untuk injil
karena ribuan kesalahan dalam injil yang tidak konsisten. Inti faham
ini adalah “semua doktrin serba relatif, tidak ada kebenaran mutlak”.
Akhirnya metode ini digunakan pula oleh mereka terhadap Al-Qur’an.
Mereka mengatakan “tidak boleh mengklaim hanya islam agama yang benar”,
ayat-ayat Al-Qur’an ditafsirkan menurut selera mereka sehingga kabur
makna yang sebenarnya. Metode ini diajarkan di seluruh IAIN dan menjadi
materi wajib. Maka wajar saja jika lambat laun pemahaman umat islam
terhadap Al-Qur’an dan sunnah menjadi samar. Salah satu doktrin mereka
terhadap para mahasiswanya adalah “lepaskan pemikiran islam yang ada
dalam benak anda yang pernah diperoleh di institusi sebelumnya”. Mereka
punya target “Ghozwul Fikri” (perang pemikiran) sehingga akhirnya para
mahasiswa terbawa arus pemikiran liberal dan meragukan islam.
e. Mereka bahu-membahu memurtadkan umat islam dengan berbagai cara
dan dalih bahkan merekrut tokoh-tokoh islam (yang munafik demi
kepentingan uang, jabatan dan politik) agar umat islam memandang baik
apa yang mereka (orang-orang kristen) kemukakan.
f. Target mereka saat ini adalah menjauhkan umat islam dari ajaran
islam yang benar dengan memutarbalikkan ayat-ayat Al-Qur’an dan
menghasut hadis rasulullah dengan berbagai dalih yang “seolah” masuk
akal tetapi sebenarnya menipu dan menyesatkan.
Ingatlah firman Allah :
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah
itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti
kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak
lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.(QS Al Baqoroh : 120)
“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat
mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki
yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka
kebenaran..” (QS Al-Baqoroh : 109)
Daftar Pustaka
1. Abu Deedat Syihab. 2005. Membongkar Gerakan Pemurtadan Umat Islam. Pustaka Tazkia Az Azhra. Jakarta
2. Adian Husaini. 2002. Islam Liberal – Sejarah, Konsepsi, Penyimpangan dan Jawabannya. Adian Husaini. GIP. Jakarta
3. Adian Husaini. 2002. Penyestan Opini. GIP. Jakarta
4. Ahmed Deedat. 1999. The Choice, Dialog Islam Kristen, Pustaka Al Kautsar. Jakarta
5. Departemen Agama RI. 1989. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Depag RI. Jakarta
6. Dr. Muhammad Ali Al Khuli. 2004. Kebenaran Hakiki Ajaran Yesus. Pustaka Da’i. Jakarta
7. Hartono Ahmad Jaiz. 2005. Jejak Tokoh Islam Dalam Kristenisasi. Darul Falah. Jakarta
8. Hartono Ahmad Jaiz. 2005. Menangkal Bahaya JIL & FLA. Pustaka Al Kautsar. Jakarta
9. Hindun Al Mubarak. 2005. Langit Merah Di Atas Salib. Imanuel Press. Jakarta
10. Irena Handono, Et Al. 2004. Islam Dihujat – Menjawab Buku The Islamic Invasion (karya Robert Morey). Bima Rodheta. Kudus
METODE KRISTENISASI – CARA-CARA KRISTENISASI – LANGKAH-LANGKAH
MEMURTADKAN UMAT ISLAM – MODEL-MODEL PEMURTADAN – KONSEP MENGKRISTENKAN
UMAT ISLAM